Mencari Kebenaran Selalu Pusing Pak RT!
DI KANTOR pemerintah tempat Pak RT bekerja, tampak semua pegawai sibuk dengan gadget masing-masing, mata mereka terpaku di situ. Pak RT mengangkat kepala dari gadget-nya sendiri.
"Banyak kejadian ajaib di negeri ini, tapi tidak ada yang seajaib di kampungku."
Pegawai yang diajak bicara mengangkat wajah dari gadgetnya.
Pegawai yang diajak bicara mengangkat wajah dari gadgetnya.
"Oh, ya? Apa yang bisa lebih ajaib dari Ahok di negeri ini?"
"Coba bayangkan. Ibu-ibu di kampungku protes, mereka minta seorang perempuan diusir, hanya karena ia selalu menyanyi di kamar mandi."
Pegawai 2 mengangkat kepala.
"Lho, apa lagunya menyindir pemerintah?"
"Ah, mengkritik pemerintah mah sekarang bebas. Ini karenanya serak-serak basah."
Pegawai 3 mengangkat kepala.Serak-serak basah? Hmm. Aku juga suka yang seperti itu."
"Itu dia, masalahnya. Para suami sepanjang gang di kampungku suka membayangkan diri mereka tidur dengan pemilik suara serak-serak basah itu, waktu dia menyanyi di kamar mandi. Sampai orgasme Iho!"
Semua pegawai mengangkat kepala dari gadget-nya, serempak bertanya.
"Haaa? Sampai orgasme?"
"lya. Aku sudah membuktikan sendiri!"
"Orgasme juga?" tanya Pegawai 4.
"Enggak-lah-yauw! Tapi suaranya memang sexy sekali, menimbulkan imajinasi yang erotis!"
"Waw! Gua juga pengin denger nih!" tukas Pegawai 5.
"Denger sih gampang. Persoalannya, karena sudah orgasme suami-suami di kampungku jadi dingin di tempat tidur."
"Terus?" tanya Pegawai 6.
Istri-istri mereka protes, minta perempuan yang suka menyanyi waktu mandi itu diusir."
"Wah, nggak bisa, itu sudah melanggar hak asasi manusia." Pegawai 7 berpendapat.
"Tapi bagaimana dengan kepentingan orang banyak?"
"Maksudnya?" tanya Pegawai 8.
"Yaaaahh, ini kan bisa dianggap meresahkan masyarakat, menganggu ketenangan lingkungan, dan lain sebagainya?"
"Ah, yang resah cuma ibu-ibu," ujar Pegawai 1, "para suami suka kan?""Lho, kita ini harus membela dan mengutamakan perempuan!" Pegawai 2 bicara lagi, "Mana yang kamu? Yang sedikit atau banyak."
Pak RT membuka peci, menggaruk kepala.
"Aduh, kok jadi pusing ya?"
"Yaaahh, mencari kebenaran selalu pusing Pak RT!"
***
***
Di Paris, Marco sedang berada di depan laptop, ber-face time dengan Sophie. Marco juga manggut-manggut dengan musik yang sama. la menatap Sophie di layar monitor.
"lya begitulah, akhimya aku bisa menyanyi lagi!"
"He he! Bagus dong!"
"Perasaanku bebas, lepas dari tekanan."
"He he he! Ajaib sekali sih pengalamanmu!"
"Kamu memang akan merasa geli dengan semua hal yang kualami. Busyet, orang-orang berkhayal menggumuli diriku! Katanya, suaraku menimbulkan bayangan-bayangan erotis...."
"Ha ha! Aku saja nggak pernah berpikir seperti itu!"
Namun kini, terbayang dalam benak Marco, Sophie yang telanjang tapi hampir seluruh tubuhnya tertutup busa sabun berputar seperti adegan impian. Masih terdengar suara Sophie di layar itu.
"Rupanya memang sulit menghapus imajinasi. Semuanya memang hanya masalah imajinasi, tapi pengusiranku dari kampung itu bukan imajinasi. Sekarang aku bebas menyanyi, tapi apakah semua orang di negeri ini sudah bebas mengungkapkan perasaan dan pikiran dalam kepalanya sendiri?"
Sumber:
Di Larang Bernyanyi di Kamar Mandi, Seno Gumira Ajidarma
Di Larang Bernyanyi di Kamar Mandi, Seno Gumira Ajidarma
Komentar
Posting Komentar