Semua Berawal dari Sebuah Cerita di Daratan Jauh di Kaffa, Ethiopia


DALAM salah satu legenda awal sejarah kopi, dikisahkan suatu hari seorang penggembala kambing dari Kaffa bernama Kaldi menemukan tumbuhan yang asing sewaktu ia menggembalakan ternaknya.

Ternaknya memakan buah dari tumbuhan tersebut dan berperilaku aneh, sehingga akhirnya Kaldi mencoba sendiri buah itu. Lalu ditemukanlah bahwa buah tersebut berkhasiat membuat pengkonsumsinya tetap terjaga. Buah kopi lalu di bawa ke semenanjung Arab dan pertama kali ditanam di daerah yang sekarang menjadi negeri Yaman. 

Dari Yaman kopi dibawa ke Turki, di sana biji kopi mulai diolah dengan cara dipanggang. Biji yang telah dipanggang dihancurkan dan direbus dalam air, menciptakan versi awal dari minuman yang bisa kita nikmati sekarang.

Kopi pertama kali tiba di Eropa melului tangan para pedagang Venesia. Awalnya di fatwa Gereja Katolik sebagai minuman setan. Namun kemudian Paus justru memberkahi kopi dan mendeklarasinya menjadi minuman orang Kristen.

Di tahun 1700an, kopi dibawa ke Amerika oleh kapten infanteri Prancis. Lalu tanaman tersebut di transplantasikannya di kepulauan Karabia. Dari sinilah kopi menemukan jalannya ke daerah Amerika Utara dan Tengah. Kopi menjadi minuman nasional di Amerika Serikat sebagai protes terhadap pajak berlebihan yang dikenakan Kerajaan Inggris pada teh.    

Tumbuhan kopi masuk Indonesia pada abad ke-17 oleh Belanda. Belanda mendapatkan biji Arabika Mocca dari Arab. Lalu biji tersebut dibawa ke sebuah tempat sebelah timur Jatinegara, yang menggunakan tanah partikelir kesawung, dan kini dikenal sebagai Pondok Kopi. Kemudian kopi Arabika menyebar ke berbagai daerah, melalui sistem tanam paksa.

Dalam catatan, kopi pertama kali di sajikan di tempat umum pada tahun 1475. Kiva Han adalah nama kedai kopi pertama yang berlokasi di Konstantinopel. Menjadi sah bagi seorang perempuan Turki untuk menceraikan suaminya jika sang lelaki tidak menyediakan kopi yang cukup untuknya.

Kafe terus berkembang dan menyebar dengan toko pertama di buka di Inggris pada tahun 1652  The Turk's Head, di sini pula istilah tips digunakan. Pada tahun 1882 mesin espresso ditemukan di Prancis, kemudian Italia menyempurnakan mesin ini dan mejadi yang pertama memproduksi secara massal.

 

Sumber: 

Globucksisasi - Meracik Globalisasi melalui Secangkir Kopi by Rahayu Kusasi

 

Komentar

  1. Balasan
    1. Eh, ada Parmin. Anna kemana? Ini Parmin yang ada di lagu Sore Ze Band bukan?

      Hapus
    2. Anna di alamnya. Bahagiaaa.Melepas tabu, melupakan neraca kodrat. Bedua bersama.

      Hapus
    3. Romantisme overdosis. Masya Allah.

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ayam Hutan Merah: Ayam Pemalu yang Kini Ada di Sekitar Kita

Surga yang Diperjualbelikan Layaknya di Pasar Tradisional

Tiga Manusia Terdekat Kita