Sabar Bukan Berarti Pasrah, Namun Sebuah Kesadaran yang Proaktif

SIAPA yang bersabar dia akan beruntung. Jadi sabar itu bukan berarti pasrah, tapi sebuah kesadaran yang proaktif. Dan sesungguhnya Allah itu selalu bersama orang yang bersabar.

Yang namanya dunia itu ada masa senang dan masa kurang senang. Di saat kurang senanglah kalian perlu aktif. Aktif untuk bersabar. Bersabar tidak pasif, tapi aktif bertahan, aktif menahan cobaan, aktif mencari solusi. Aktif menjadi yang terbaik. Aktif untuk tidak menyerah pada keadaan. Kalian punya pilihan untuk tidak menjadi pesakitan. Sabar adalah punggung bukit terakhir sebelum sampai di tujuan. Setelah ada di titik terbuncah, ruang kosong hanyalah ke atas. Untuk lebih baik, bersabar untuk lebih baik. Tuhan sudah berjanji bahwa sesungguhnya Dia berjalan dengan orang sabar.

Coba kalian bayangkan, misalanya Thomas Alva Edison yang menciptakan lampu kurang sabar, tidak tahulah kita bagaimana dunia ini jadinya. Dia gagal dalam eksperimen membuat lampu sampai ribuan kali. Tapi dia sabar. Dia bertahan dan mencoba lagi, dan terciptalah lampu pijar yang jadi penerang dunia.

Man Shabara Zhafira.


Sumber:

A. Fuadi - Ranah 3 Warna

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ayam Hutan Merah: Ayam Pemalu yang Kini Ada di Sekitar Kita

Surga yang Diperjualbelikan Layaknya di Pasar Tradisional

Tiga Manusia Terdekat Kita